Kontrak & Transaksi Komersial

Perjanjian lisensi dan kerahasiaan (NDA)Licence and non-disclosure agreements

← Semua layanan ALLMAR Law & InvestmentAll ALLMAR Law & Investment services

Jawaban singkatShort answer

Perjanjian lisensi dan kerahasiaan (NDA) adalah layanan ALLMAR Law & Investment.Licence and non-disclosure agreements is a service by ALLMAR Law & Investment.

Merek, desain, perangkat lunak, resep, dan data pelanggan sering menjadi aset paling berharga sebuah usaha, tetapi juga paling mudah bocor atau dipakai tanpa izin. Dua alat hukum yang paling sering dipakai untuk melindunginya adalah perjanjian lisensi dan perjanjian kerahasiaan atau NDA. Jasa pembuatan perjanjian lisensi dan NDA membantu Anda membagikan atau memanfaatkan aset tak berwujud ini dengan batasan yang jelas.

Perjanjian lisensi: izin memakai tanpa memindahkan kepemilikan

Lisensi adalah izin dari pemilik hak kekayaan intelektual kepada pihak lain untuk menggunakan hak tersebut dalam batas tertentu, tanpa memindahkan kepemilikannya. Lisensi dikenal dalam berbagai undang-undang HKI, antara lain UU 20/2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, UU 28/2014 tentang Hak Cipta, dan undang-undang paten.

Pencatatan lisensi

Perjanjian lisensi merek dan hak cipta perlu dicatatkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Lisensi yang tidak dicatatkan tidak mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga. Artinya, antara para pihak perjanjian tetap mengikat, tetapi perlindungannya terhadap pihak lain menjadi lemah. Selain itu, perjanjian lisensi dilarang memuat ketentuan yang merugikan perekonomian Indonesia atau membatasi kemampuan bangsa Indonesia dalam menguasai dan mengembangkan teknologi.

Klausul penting perjanjian lisensi

  • Objek lisensi. Nomor pendaftaran merek, paten, atau rincian ciptaan.
  • Sifat lisensi. Eksklusif atau noneksklusif, dan apakah boleh disublisensikan.
  • Wilayah dan jangka waktu.
  • Cakupan penggunaan. Untuk produk atau saluran apa saja.
  • Royalti. Dasar perhitungan, laporan penjualan, dan hak audit.
  • Standar mutu dan hak pemilik memeriksa produk berlisensi.
  • Penegakan hak. Siapa yang bertindak bila ada pelanggaran oleh pihak ketiga.
  • Pengembangan. Siapa pemilik perbaikan atau turunan yang dibuat penerima lisensi.
  • Pengakhiran dan kewajiban menghentikan penggunaan.

NDA: melindungi informasi sebelum dan selama kerja sama

NDA dipakai ketika Anda perlu membagikan informasi rahasia, misalnya saat negosiasi investasi, penjajakan kerja sama, pengembangan produk dengan vendor, atau perekrutan pegawai kunci. Rahasia dagang di Indonesia dilindungi UU 30/2000 tentang Rahasia Dagang, sepanjang informasi itu bernilai ekonomi dan dijaga kerahasiaannya melalui upaya yang layak. NDA adalah salah satu bukti upaya yang layak tersebut.

Klausul penting NDA

  • Definisi informasi rahasia yang cukup luas, tetapi tidak sampai kabur.
  • Pengecualian: informasi publik, informasi yang sudah dimiliki sebelumnya, atau yang wajib diungkap karena perintah hukum.
  • Tujuan penggunaan yang dibatasi.
  • Pihak yang boleh menerima di internal penerima, misalnya pegawai dan penasihat yang terikat kewajiban serupa.
  • Jangka waktu kerahasiaan, yang bisa lebih lama dari jangka waktu perjanjian.
  • Pengembalian atau pemusnahan informasi setelah selesai.
  • Akibat pelanggaran dan penyelesaian sengketa.

Bila informasi yang dibagikan memuat data pribadi, misalnya data pelanggan, NDA perlu dilengkapi pengaturan pemrosesan data sesuai UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

NDA sepihak atau timbal balik?

NDA sepihak dipakai bila hanya satu pihak yang membagikan informasi, misalnya startup yang mempresentasikan teknologinya. NDA timbal balik dipakai bila kedua pihak saling bertukar informasi. Memakai NDA sepihak dalam situasi timbal balik membuat salah satu pihak tidak terlindungi.

Contoh penerapan

Sebuah produsen sambal kemasan ingin mengizinkan mitra di pulau lain memproduksi dengan merek dan resepnya. Di sini dibutuhkan dua dokumen: NDA yang melindungi resep dan proses produksi sejak tahap penjajakan, lalu perjanjian lisensi merek yang mengatur wilayah, standar mutu, royalti per kemasan, dan hak pemeriksaan pabrik. Bila mitra menyempurnakan resep, perjanjian sebaiknya menegaskan siapa pemilik penyempurnaan tersebut.

Kesalahan umum

  • Melisensikan merek yang belum terdaftar tanpa memahami risikonya.
  • Tidak mencatatkan lisensi di DJKI.
  • Royalti tidak disertai kewajiban laporan dan hak audit.
  • NDA dengan definisi informasi rahasia yang terlalu umum sehingga sulit ditegakkan.
  • Membagikan informasi sebelum NDA ditandatangani.
  • Tidak menandai dokumen sebagai rahasia.

Alur kerja jasa pembuatan perjanjian lisensi dan NDA

  1. Identifikasi aset. Kami memetakan HKI dan informasi yang akan dibagikan, termasuk status pendaftarannya.
  2. Penyusunan draf lisensi atau NDA sesuai tujuan transaksi.
  3. Versi dwibahasa bila melibatkan pihak asing.
  4. Negosiasi dan finalisasi.
  5. Pencatatan lisensi di DJKI setelah perjanjian ditandatangani, dengan biaya resmi yang dibayar terpisah sesuai ketentuan.

Durasi dan faktor biaya

NDA standar dapat disusun dengan cepat, sedangkan lisensi dengan skema royalti dan beberapa jenis HKI memerlukan waktu lebih lama. Biaya jasa dipengaruhi jumlah dan jenis HKI, kerumitan perhitungan royalti, kebutuhan dwibahasa, dan kebutuhan pencatatan.

Tim ALLMAR Law & Investment dapat membantu Anda menyusun perjanjian lisensi dan NDA yang melindungi aset tak berwujud usaha Anda dan mendampingi pencatatan lisensinya.

Before a foreign company shares a business plan, product formula, source code or customer list with an Indonesian partner, it should have the right paperwork in place. Two documents do most of the work: a non-disclosure agreement to protect confidential information, and a licence agreement to grant rights to use intellectual property. A well-drafted NDA in Indonesia and a properly recorded licence give you legal tools if information leaks or IP is misused, but only if they are written with Indonesian law in mind.

Why confidentiality needs a contract

Indonesia protects trade secrets under Law 30/2000 on Trade Secrets, which covers information that is confidential, has economic value and is kept secret through reasonable measures. An NDA is one of the clearest ways to show those reasonable measures. Without it, proving that information was shared in confidence becomes much harder.

What an NDA in Indonesia should contain

  • Definition of confidential information: specific enough to be meaningful, wide enough to cover documents, samples, data and oral disclosures.
  • Purpose limitation: the information may be used only for the stated purpose, such as evaluating a deal.
  • Permitted disclosures: to employees and advisers on a need-to-know basis, and where required by law.
  • Exclusions: information already public or independently developed.
  • Duration: how long the obligations last after the relationship ends.
  • Return or destruction: what happens to materials at the end.
  • Personal data: obligations under Law 27/2022 if personal data is shared.
  • Remedies and disputes: damages, injunctive relief where available, and the forum.
  • Language: a bilingual version when the counterparty is Indonesian.

Licence agreements

A licence grants permission to use IP, such as a trademark, copyright, patent or industrial design, while ownership stays with the licensor. Typical uses include brand licensing, software licensing, technology transfer to a local manufacturer, and franchise-like arrangements that do not qualify as franchises.

Key licence terms

  • The IP covered, with registration numbers in Indonesia.
  • Exclusive, sole or non-exclusive rights, territory and field of use.
  • Royalties, reporting and audit rights, and tax treatment including withholding on royalties paid abroad.
  • Quality control, approval of uses and protection of the brand.
  • Ownership of improvements and new developments.
  • Sublicensing rights.
  • Termination, phase-out and return of materials.

Recordal with the IP office

Indonesian IP laws, including Law 20/2016 on Marks and Geographical Indications and Law 28/2014 on Copyright, provide for licence agreements to be recorded with the Directorate General of Intellectual Property. An unrecorded licence may still bind the parties, but it may not have effect against third parties. Recordal also matters for tax deductions and for some licensing and import procedures. Licences must not contain provisions that harm the national economy or restrict technology development under the IP laws.

Our process

  1. Identify the assets: list the information and IP involved and check Indonesian registrations.
  2. Choose the instruments: NDA, licence, or both, possibly within a wider agreement.
  3. Draft bilingually: with clear definitions and practical obligations.
  4. Negotiate: support you on scope, duration and remedies.
  5. Record: file licence recordal with the IP office where applicable.

Common mistakes

  • Licensing a trademark that has not yet been registered in Indonesia.
  • NDAs so broad they are hard to enforce, or so narrow they miss key information.
  • Not recording licences, causing problems with third parties.
  • Royalty clauses that ignore withholding tax.

Time and cost factors

Standard NDAs can be prepared quickly. Licence agreements take longer, particularly where technology transfer, royalties and sublicensing are involved. Recordal time depends on the IP office. Costs depend on complexity, the number of IP assets and whether registration or recordal filings are included; official fees are paid separately.

The ALLMAR Law & Investment team can help you draft bilingual NDAs and licence agreements, check your IP registrations in Indonesia and handle licence recordal with the IP office.

Pertanyaan umumFAQ

Apakah perjanjian lisensi merek harus dicatatkan?

Ya. Lisensi merek perlu dicatatkan di DJKI; lisensi yang tidak dicatatkan tidak mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga.

Apakah NDA berlaku setelah kerja sama berakhir?

Bisa. Jangka waktu kewajiban kerahasiaan dapat diatur lebih panjang dari masa kerja sama, sesuai kesepakatan para pihak.

Apa beda NDA sepihak dan timbal balik?

NDA sepihak melindungi informasi dari satu pihak saja, sedangkan NDA timbal balik melindungi informasi yang dipertukarkan kedua pihak.

Apakah NDA bisa melindungi ide bisnis?

NDA melindungi informasi yang didefinisikan sebagai rahasia dan diungkapkan kepada penerima; ide yang belum dituangkan atau sudah diketahui umum lebih sulit dilindungi.

Berlangganan info regulasi & tips usaha dari ALLMARSubscribe to ALLMAR regulation updates & business tips