
Ketenagakerjaan & Hubungan Industrial
Pelatihan hukum ketenagakerjaan untuk tim HREmployment law training for HR teams
← Semua layanan ALLMAR Law & InvestmentAll ALLMAR Law & Investment services
Jawaban singkatShort answer
Pelatihan hukum ketenagakerjaan untuk tim HR adalah layanan ALLMAR Law & Investment.Employment law training for HR teams is a service by ALLMAR Law & Investment.
Tim HR menghadapi pertanyaan hukum setiap hari: bolehkah kontrak diperpanjang lagi, bagaimana menghitung lembur pada hari libur, kapan surat peringatan bisa dijadikan dasar PHK. Bila jawabannya tidak tepat, perusahaan menanggung risikonya. Jasa pelatihan hukum ketenagakerjaan membantu tim HR memahami aturan yang berlaku dan menerapkannya dalam situasi nyata di perusahaan.
Mengapa pelatihan perlu diperbarui?
Hukum ketenagakerjaan Indonesia berubah cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. UU 6/2023 tentang Cipta Kerja mengubah banyak ketentuan dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, dan aturan pelaksananya seperti PP 35/2021 tentang PKWT, alih daya, waktu kerja, dan PHK serta PP 36/2021 tentang Pengupahan beserta perubahannya mengatur ulang banyak hal teknis. Ditambah lagi, putusan Mahkamah Konstitusi telah memengaruhi penafsiran beberapa ketentuan. Praktik HR yang benar beberapa tahun lalu belum tentu masih tepat hari ini.
Siapa pesertanya?
- Staf dan manajer HR, termasuk yang baru pindah dari industri lain.
- Atasan lini yang sering mengambil keputusan terkait lembur, cuti, dan disiplin.
- Tim payroll yang menghitung upah, lembur, dan iuran BPJS.
- Manajemen asing yang perlu memahami kerangka hukum ketenagakerjaan Indonesia.
Pilihan modul pelatihan
Modul dasar
- Hubungan kerja: PKWT, PKWTT, dan alih daya.
- Waktu kerja, istirahat, cuti, dan lembur.
- Upah minimum, struktur dan skala upah, serta komponen upah.
- Jaminan sosial dan wajib lapor ketenagakerjaan.
Modul lanjutan
- Peraturan perusahaan dan PKB.
- Disiplin, surat peringatan, dan investigasi internal.
- PHK: alasan, prosedur, dan perhitungan hak.
- Penyelesaian perselisihan: bipartit, mediasi, dan PHI.
Modul khusus
- Penggunaan TKA: pengesahan, pendamping, pelaporan, dan pengakhiran.
- Pelindungan data pribadi pekerja sesuai UU 27/2022.
- Kerja jarak jauh dan kebijakan kerja fleksibel.
- Persiapan menghadapi pemeriksaan pengawas ketenagakerjaan.
Format pelatihan
Pelatihan dapat diselenggarakan di kantor Anda atau secara daring, dalam sesi setengah hari hingga beberapa hari, tergantung cakupan materi. Metode yang dipakai menggabungkan penjelasan singkat, studi kasus dari situasi yang sering dihadapi perusahaan sejenis, latihan menghitung, dan tanya jawab.
Kami menyarankan agar peserta mengirimkan pertanyaan atau kasus anonim sebelum pelatihan. Dengan begitu, materi dapat difokuskan pada masalah yang benar-benar dihadapi, bukan teori umum.
Alur penyelenggaraan jasa pelatihan hukum ketenagakerjaan
- Analisis kebutuhan. Kami berdiskusi dengan pimpinan HR tentang tingkat pemahaman tim dan masalah yang sering muncul.
- Penyusunan silabus dan pemilihan studi kasus yang relevan dengan industri Anda.
- Penyelenggaraan sesuai format yang disepakati.
- Evaluasi. Kuis singkat sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur pemahaman.
- Materi pegangan berupa ringkasan aturan, contoh perhitungan, dan daftar periksa yang dapat dipakai sehari-hari.
Kesalahan umum yang sering dibahas dalam pelatihan
- Memperpanjang PKWT melewati batas waktu yang dibolehkan.
- Menghitung lembur dengan tarif tetap, bukan rumus peraturan.
- Mengandalkan surat peringatan yang sudah kedaluwarsa.
- Menganggap pekerja yang mengundurkan diri berhak atas pesangon penuh.
- Mengabaikan kewajiban pemberitahuan struktur dan skala upah.
Contoh studi kasus dalam kelas
Salah satu kasus yang sering kami bahas: seorang pekerja PKWT telah diperpanjang beberapa kali dan kini akan diperpanjang lagi. Peserta diminta menilai apakah perpanjangan masih dibolehkan, menghitung uang kompensasi yang menjadi hak pekerja, dan menyusun langkah bila ternyata hubungan kerja sudah harus beralih menjadi PKWTT. Kasus seperti ini melatih peserta membaca aturan sekaligus mengambil keputusan praktis.
Kasus lain menyangkut lembur pada hari libur resmi bagi pekerja shift. Peserta berlatih menghitung upah lembur dengan rumus peraturan dan membandingkannya dengan praktik yang selama ini berjalan di perusahaan.
Faktor yang memengaruhi durasi dan biaya
Biaya jasa dipengaruhi jumlah peserta, jumlah modul, durasi, format daring atau tatap muka, lokasi, dan kebutuhan penyusunan studi kasus khusus. Pelatihan berkala, misalnya setiap tahun untuk membahas perubahan aturan, biasanya lebih efisien daripada satu pelatihan besar yang tidak ditindaklanjuti.
Manfaat bagi perusahaan
Tim HR yang memahami aturan dapat mencegah masalah sejak awal, bukan memadamkan api setelah terjadi sengketa. Keputusan menjadi lebih konsisten antar-departemen, dan manajemen memperoleh dasar yang jelas ketika menetapkan kebijakan baru.
Tim ALLMAR Law & Investment dapat membantu Anda menyelenggarakan pelatihan hukum ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kasus nyata tim HR di perusahaan Anda.
Labour rules in Indonesia have changed significantly in recent years, with the Job Creation Law, new implementing regulations on wages, working time and termination, and ongoing reviews by the Constitutional Court. HR teams that learned the rules a few years ago may be applying outdated practices without realising it. Targeted employment law training Indonesia HR professionals can apply directly is one of the most cost-effective ways to prevent disputes, inspection findings and inconsistent decisions across departments.
Who benefits from training
- HR and payroll staff who prepare contracts, calculate overtime and handle terminations.
- Line managers who give instructions, approve overtime and issue warnings.
- Foreign executives who need to understand how Indonesian rules differ from those at headquarters.
- Legal and compliance teams in regional offices that support Indonesian subsidiaries.
Typical topics in employment law training in Indonesia
Employment relationships
Fixed-term (PKWT) and permanent (PKWTT) contracts, probation, outsourcing, language requirements and how to avoid contracts being reclassified.
Wages and working time
Minimum wage, wage structure and scale, fixed and non-fixed allowances, the religious holiday allowance (THR), standard working hours, overtime calculation and records.
Company rules
Company regulations and collective agreements: how they are made, approved and enforced.
Discipline and investigations
Warning letters, suspension, interviews, evidence and documentation.
Termination
Termination grounds, procedure, entitlements, mutual separation agreements and how the dispute settlement process works.
Foreign workers
RPTKA, work permits, counterpart and training duties, reporting and closing out an expatriate assignment.
Data protection
Handling employee personal data in line with Law 27/2022 on Personal Data Protection.
Training formats
- In-house workshops built around your company's own documents and cases.
- Short briefings for management on specific changes in the law.
- Case clinics where HR brings anonymised real situations for discussion.
- Bilingual sessions in English and Indonesian for mixed teams.
- Online sessions for teams spread across several islands.
How we design a programme
- Needs assessment: short interviews or a questionnaire to understand recurring issues and the team's level of knowledge.
- Document review: a look at your contracts, company regulations and HR forms so examples are relevant.
- Curriculum: a programme that combines legal explanation with practical exercises.
- Delivery: interactive sessions with time for questions.
- Materials: handouts, checklists and templates participants can use afterwards.
- Follow-up: an optional session after a few months to address new questions.
What makes training effective
Lectures that only recite articles of law are quickly forgotten. Effective training uses realistic scenarios: an employee refusing overtime, a fixed-term contract that has been renewed too many times, a manager who wants to dismiss someone today. Participants should leave knowing what to do on Monday morning, and when to escalate to legal counsel.
Measuring the result
Training is worth more when you can see its effect. Simple indicators include fewer contract corrections requested by legal, more consistent warning letters across departments, cleaner overtime records and smoother answers during inspections. A short quiz at the start and end of a programme also shows which topics need a second look, and helps you decide what to cover in the next refresher.
Common gaps we see
- Line managers issuing warning letters without consulting HR.
- Overtime approved verbally with no records.
- Termination agreements drafted from templates that do not reflect current rules.
- Expatriate issues handled entirely by an external agent, with no internal understanding.
Time and cost factors
A focused briefing can be delivered in a few hours, while a full programme may run over several sessions. Costs depend on the number of participants, the number of topics, whether materials are customised, and whether sessions are delivered on-site or online.
The ALLMAR Law & Investment team can help you design and deliver practical employment law training tailored to your HR team, your managers and your company documents.
Pertanyaan umumFAQ
Apakah materi pelatihan bisa disesuaikan dengan industri kami?Can employment law training be delivered in English?
Ya. Silabus dan studi kasus dapat disusun berdasarkan masalah yang sering dihadapi perusahaan dan industri Anda.Yes. Sessions can be delivered in English, Indonesian or bilingually for mixed local and expatriate teams.
Apakah pelatihan bisa dilakukan secara daring?How often should HR teams update their labour law knowledge?
Bisa. Pelatihan dapat diselenggarakan tatap muka di kantor Anda maupun secara daring, sesuai kebutuhan dan jumlah peserta.Given frequent regulatory changes, a refresher at least once a year, plus briefings after major changes, is a sensible approach.
Seberapa sering tim HR perlu pelatihan hukum ketenagakerjaan?Can training use our own company documents?
Idealnya berkala, misalnya setiap tahun atau setiap ada perubahan aturan penting, agar praktik HR tetap mutakhir.Yes. Using your contracts and company regulations makes the training more relevant and highlights issues specific to your business.
