Ketenagakerjaan & Hubungan Industrial

Pengesahan peraturan perusahaanCompany regulation approval

← Semua layanan ALLMAR Law & PermitAll ALLMAR Law & Permit services

Jawaban singkatShort answer

Pengesahan peraturan perusahaan adalah layanan ALLMAR Law & Permit.Company regulation approval is a service by ALLMAR Law & Permit.

Peraturan perusahaan adalah aturan main tertulis antara pengusaha dan pekerja: jam kerja, disiplin, cuti, hingga tata cara pengakhiran hubungan kerja. Agar berlaku, dokumen ini harus disahkan oleh instansi ketenagakerjaan. Jasa pengesahan peraturan perusahaan membantu perusahaan menyusun isinya, meminta saran wakil pekerja, dan mengajukan pengesahan sampai terbit.

Kapan peraturan perusahaan wajib dibuat?

UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan mewajibkan pengusaha yang mempekerjakan paling sedikit sepuluh orang pekerja membuat peraturan perusahaan, kecuali perusahaan tersebut sudah memiliki perjanjian kerja bersama (PKB). Peraturan perusahaan berlaku paling lama dua tahun dan wajib diperbarui setelah habis masa berlakunya.

Peraturan perusahaan disusun oleh pengusaha, tetapi harus memperhatikan saran dan pertimbangan wakil pekerja. Bila di perusahaan sudah ada serikat pekerja, wakil pekerja berasal dari pengurus serikat.

Isi minimal peraturan perusahaan

  • Hak dan kewajiban pengusaha.
  • Hak dan kewajiban pekerja.
  • Syarat kerja, seperti waktu kerja, istirahat, cuti, dan lembur.
  • Tata tertib perusahaan dan sanksi pelanggaran.
  • Jangka waktu berlakunya peraturan perusahaan.

Isi peraturan perusahaan tidak boleh lebih rendah dari ketentuan peraturan perundang-undangan. Bila ada ketentuan yang lebih rendah, ketentuan undang-undanglah yang berlaku.

Siapa yang membutuhkan jasa pengesahan peraturan perusahaan?

  • Perusahaan yang jumlah pekerjanya baru mencapai sepuluh orang.
  • Perusahaan yang peraturan lamanya sudah habis masa berlaku.
  • Perusahaan yang ingin menyesuaikan peraturan dengan ketentuan setelah UU 6/2023 tentang Cipta Kerja dan PP 35/2021.
  • Perusahaan dengan beberapa cabang di provinsi berbeda yang membutuhkan pengesahan di tingkat kementerian.

Alur pengesahan

  1. Penyusunan draf. Disusun berdasarkan praktik nyata di perusahaan dan ketentuan yang berlaku.
  2. Permintaan saran wakil pekerja. Draf disampaikan kepada wakil pekerja atau serikat untuk memberi saran dan pertimbangan, disertai bukti tertulis.
  3. Pengajuan permohonan. Diajukan ke instansi ketenagakerjaan sesuai wilayah: kabupaten/kota, provinsi bila lintas kabupaten/kota, atau kementerian bila lintas provinsi. Saat ini pengajuan umumnya dapat dilakukan secara daring.
  4. Penelitian oleh petugas. Petugas memeriksa kelengkapan dan kesesuaian isi dengan ketentuan. Bila ada catatan, draf diperbaiki.
  5. Penerbitan surat keputusan pengesahan. Setelah disahkan, peraturan perusahaan wajib diberitahukan dan dijelaskan kepada pekerja, serta salinannya dibagikan atau mudah diakses.

Dokumen yang biasanya diperlukan

  • Naskah peraturan perusahaan yang ditandatangani pimpinan perusahaan.
  • Bukti telah meminta saran dan pertimbangan wakil pekerja.
  • Data perusahaan: NIB, akta, dan bukti WLKP.
  • Data jumlah pekerja dan cabang.
  • Surat keputusan pengesahan lama, bila merupakan pembaruan.

Kesalahan yang sering membuat pengesahan tertunda

  • Menyalin peraturan perusahaan lain tanpa disesuaikan dengan kondisi sendiri.
  • Masih memakai ketentuan lama, misalnya perhitungan pesangon atau lembur yang sudah tidak berlaku.
  • Tidak ada bukti keterlibatan wakil pekerja.
  • Jangka waktu berlaku melebihi dua tahun.
  • Membiarkan peraturan habis masa berlaku tanpa pembaruan.
  • Sanksi disiplin tidak diatur bertahap atau tidak jelas jenis pelanggarannya.

Peraturan perusahaan sebagai alat manajemen

Peraturan perusahaan bukan sekadar kewajiban administratif. Dokumen yang jelas membantu atasan mengambil keputusan yang konsisten, mengurangi perselisihan, dan menjadi dasar kuat ketika perusahaan harus menjatuhkan sanksi atau mengakhiri hubungan kerja. Saat terjadi sengketa, peraturan perusahaan yang sah sering menjadi dokumen pertama yang diperiksa.

Apa yang kami kerjakan di setiap tahap

Kami memulai dengan wawancara singkat bersama HR dan manajemen untuk memahami jam kerja, sistem shift, kebijakan cuti, dan jenis pelanggaran yang sering terjadi. Dari situ kami menyusun draf yang sesuai kondisi nyata, bukan salinan dokumen perusahaan lain. Kami juga menyiapkan format undangan dan berita acara untuk meminta saran wakil pekerja.

Setelah draf final, kami mengajukan permohonan pengesahan, memantau prosesnya, dan memperbaiki naskah bila ada catatan dari petugas. Begitu surat keputusan terbit, kami membantu menyiapkan materi sosialisasi singkat bagi pekerja dan mencatat tanggal berakhirnya agar pembaruan berikutnya tidak terlambat.

Durasi dan faktor biaya

Waktu penyusunan bergantung pada kompleksitas organisasi dan kebutuhan penyesuaian kebijakan. Pengesahan bergantung pada antrean dan catatan dari instansi. Biaya jasa dipengaruhi jumlah pekerja dan cabang, tingkat instansi yang mengesahkan, dan apakah dibutuhkan versi dwibahasa untuk manajemen asing.

Tim ALLMAR Law & Investment dapat membantu Anda menyusun peraturan perusahaan yang sesuai praktik kerja Anda dan mendampingi proses pengesahannya hingga surat keputusan terbit.

Foreign companies often have a global employee handbook and assume it will do in Indonesia. Legally it will not. Once an employer has at least ten employees, Indonesian labour law requires a set of company regulations in Indonesia, known as Peraturan Perusahaan, which must be approved by the manpower authority. The only exception is where a collective labour agreement with a union is in place. Without approved regulations, enforcing discipline, overtime rules or termination procedures becomes much harder.

What the regulations are and why they matter

Company regulations are written work rules prepared by the employer that set out the rights and obligations of both sides. Under the Manpower Law (Law 13/2003, as amended by Law 6/2023), they must be approved by the relevant manpower office and are valid for a limited period, after which they must be renewed. They become the reference point for:

  • Working hours, rest periods, overtime and leave.
  • Wage components, payment dates and benefits.
  • Discipline, warning letters and grounds for termination.
  • Conduct, confidentiality and conflict of interest.
  • Grievance procedures.

In disputes, mediators and judges look at whether the employer's actions followed its approved regulations. A rule that exists only in an unapproved handbook carries much less weight.

Minimum content

Approved regulations must cover at least the employer's and employees' rights and obligations, working conditions, company discipline and order, and the validity period. They may not set terms lower than the statutory minimum. Many employers also include sections on remote work, data protection and anti-harassment, reflecting modern workplaces.

The approval process for company regulations in Indonesia

  1. Gap analysis. Compare existing policies and global handbooks with Indonesian law and with how the business actually operates.
  2. Drafting. Prepare the regulations in Indonesian, with an English version for management if helpful.
  3. Employee consultation. Request input from employee representatives, or from the union if one exists without a collective agreement. Their input should be recorded.
  4. Submission. File the draft with the manpower office at the correct level depending on whether the company operates in one or several regions.
  5. Review and revision. Officials may request changes before approval.
  6. Socialisation. Once approved, explain the regulations to employees and make them accessible.

Documents usually needed

  • The draft regulations.
  • Company licences, including NIB.
  • Evidence of employee representative input.
  • Company manpower report data (WLKP).
  • Previous regulations, if this is a renewal.

Keeping the regulations alive

Approval is not the end of the work. Managers need to know how to apply the disciplinary chapter, HR needs to keep records showing the rules were followed, and the document should be revised when the law changes or the business grows into new locations. A short internal guide or training session for line managers is often what turns the regulations from a filed document into a working tool.

Mistakes to avoid

  • Copying foreign handbooks with provisions that conflict with Indonesian law, such as at-will termination.
  • Letting approved regulations expire without renewal.
  • Changing rules mid-term without going through approval.
  • Failing to inform employees, which weakens enforceability.

Time and cost factors

Timing depends on the size of the workforce, how many policies already exist, the consultation process and the manpower office's review. Costs are mainly driven by the scope of drafting, the number of revisions and whether a bilingual version is needed. There is no pricing set by law for preparing the document itself.

Choosing support

Look for a provider who understands both the legal requirements and HR practice. Strong regulations are ones your managers can actually apply. Ask how they handle the consultation stage and follow-up with the manpower office.

The ALLMAR Law & Investment team can help you draft or update your company regulations, prepare the consultation records and manage the approval process with the manpower office.

Pertanyaan umumFAQ

Perusahaan dengan berapa pekerja wajib memiliki peraturan perusahaan?

Pengusaha yang mempekerjakan paling sedikit sepuluh orang pekerja wajib membuat peraturan perusahaan, kecuali sudah memiliki PKB.

Berapa lama peraturan perusahaan berlaku?

Peraturan perusahaan berlaku paling lama dua tahun dan wajib diperbarui setelah masa berlakunya habis.

Apakah peraturan perusahaan harus disetujui serikat pekerja?

Peraturan perusahaan disusun pengusaha dengan memperhatikan saran dan pertimbangan wakil pekerja; bukan persetujuan seperti PKB, tetapi bukti keterlibatan wakil pekerja diperlukan.

Di mana peraturan perusahaan disahkan?

Di instansi ketenagakerjaan sesuai wilayah kerja perusahaan: kabupaten/kota, provinsi, atau kementerian bila perusahaan berada di lebih dari satu provinsi.

Berlangganan info regulasi & tips usaha dari ALLMARSubscribe to ALLMAR regulation updates & business tips