Pendirian Badan Hukum

Pendirian PT Perorangan (usaha mikro dan kecil)Sole-proprietor PT (micro and small business) set-up

← Semua layanan ALLMAR Law & PermitAll ALLMAR Law & Permit services

Jawaban singkatShort answer

Pendirian PT Perorangan (usaha mikro dan kecil) adalah layanan ALLMAR Law & Permit.Sole-proprietor PT (micro and small business) set-up is a service by ALLMAR Law & Permit.

Sejak UU Cipta Kerja berlaku, pelaku usaha mikro dan kecil dapat memiliki perseroan terbatas sendiri tanpa harus mencari rekan pendiri. Bentuk ini dikenal sebagai PT perorangan. Bagi pemilik warung daring, usaha katering, bengkel, atau jasa profesional skala kecil, PT perorangan memberi status badan hukum dengan proses yang lebih sederhana. Jasa pendirian PT perorangan membantu Anda memastikan usaha memenuhi kriteria, mengisi pernyataan pendirian dengan benar, dan melanjutkan sampai NIB serta izin usaha terbit.

Apa itu PT perorangan

PT perorangan adalah badan hukum perseroan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil dan didirikan oleh satu orang. Dasar hukumnya adalah UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah melalui UU 6/2023 tentang Cipta Kerja, dengan pengaturan pelaksanaan dalam PP 8/2021 tentang modal dasar perseroan serta pendaftaran pendirian, perubahan, dan pembubaran perseroan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.

Berbeda dengan PT biasa yang didirikan dengan akta notaris, PT perorangan didirikan dengan surat pernyataan pendirian yang diisi secara elektronik dan didaftarkan kepada Kementerian Hukum. Setelah terdaftar, pendiri menerima sertifikat pendaftaran secara elektronik.

Siapa yang dapat mendirikan PT perorangan

  • Warga negara Indonesia.
  • Telah memenuhi batas usia dewasa yang ditetapkan ketentuan dan cakap melakukan perbuatan hukum.
  • Usahanya memenuhi kriteria usaha mikro atau kecil sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Memperhatikan pembatasan jumlah PT perorangan yang dapat didirikan oleh satu orang dalam jangka waktu tertentu.

Warga negara asing dan badan hukum tidak dapat mendirikan PT perorangan.

PT perorangan dibandingkan PT biasa

  • Pendiri: satu orang, sedangkan PT biasa umumnya minimal dua pendiri.
  • Dokumen pendirian: surat pernyataan pendirian elektronik, sedangkan PT biasa memakai akta notaris.
  • Organ: pemegang saham sekaligus direktur, tanpa kewajiban dewan komisaris. PT biasa memiliki RUPS, direksi, dan dewan komisaris.
  • Kriteria usaha: terbatas pada usaha mikro dan kecil. PT biasa tidak dibatasi skala usaha.
  • Kewajiban laporan: PT perorangan wajib menyampaikan laporan keuangan secara elektronik setiap tahun sesuai ketentuan.

Dokumen dan data yang perlu disiapkan

  • KTP dan NPWP pendiri.
  • Usulan nama perseroan beserta alternatifnya.
  • Alamat tempat kedudukan usaha.
  • Uraian kegiatan usaha untuk pemilihan KBLI.
  • Rencana besar modal dasar dan modal disetor.
  • Nomor telepon dan alamat surel aktif untuk pendaftaran sistem.

Alur jasa pendirian PT perorangan

  1. Pemeriksaan kriteria. Tim memeriksa apakah skala usaha Anda masuk kriteria mikro atau kecil dan apakah PT perorangan memang bentuk yang tepat.
  2. Penentuan nama dan KBLI. Nama dicek ketersediaannya, dan kegiatan usaha dipetakan ke KBLI yang sesuai.
  3. Pengisian pernyataan pendirian. Data diisi secara elektronik di sistem administrasi badan hukum.
  4. Pendaftaran dan sertifikat. Setelah biaya resmi dibayar terpisah sesuai ketentuan, sertifikat pendaftaran diterbitkan.
  5. NPWP badan. Perseroan didaftarkan sebagai wajib pajak.
  6. NIB melalui OSS. Termasuk izin lanjutan bila kegiatan usaha memerlukannya sesuai tingkat risiko berdasarkan PP 28/2025.
  7. Pengarahan kewajiban rutin, seperti laporan keuangan tahunan dan pajak.

Kapan PT perorangan harus berubah menjadi PT biasa

PT perorangan perlu berubah status menjadi PT biasa bila pemegang sahamnya lebih dari satu orang atau usahanya tidak lagi memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. Perubahan ini dilakukan melalui akta notaris dan didaftarkan sesuai ketentuan. Karena itu, bila Anda berencana mengajak investor atau mitra dalam waktu dekat, mendirikan PT biasa sejak awal bisa lebih praktis.

Manfaat PT perorangan bagi usaha kecil

Status badan hukum membantu usaha kecil tampil lebih profesional di mata pelanggan korporat, membuka akses ke pembiayaan yang mensyaratkan badan hukum, dan memisahkan kekayaan usaha dari kekayaan pribadi sepanjang pengelolaannya tertib. Status ini juga mempermudah pengurusan izin dan pendaftaran merek atas nama usaha.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memilih PT perorangan padahal sudah berencana menerima mitra pemegang saham.
  • Mencampur rekening pribadi dan rekening perseroan, sehingga pemisahan harta menjadi kabur.
  • Lupa menyampaikan laporan keuangan tahunan.
  • KBLI tidak sesuai dengan kegiatan nyata.

Berapa lama dan faktor biaya

Pendaftaran PT perorangan relatif cepat bila data lengkap dan nama tersedia, karena seluruh prosesnya elektronik. Biaya jasa dipengaruhi kebutuhan konsultasi KBLI, cakupan izin lanjutan, dan pendampingan kewajiban setelah pendirian. Biaya resmi negara dibayar terpisah sesuai ketentuan.

Tips memilih penyedia jasa

Pilih penyedia yang memeriksa dulu kecocokan bentuk PT perorangan dengan rencana usaha Anda, dan yang menjelaskan kewajiban setelah pendirian, bukan hanya mengisi formulir.

Tim ALLMAR Law & Investment unit Hukum & Perizinan dapat membantu Anda menilai kelayakan, mendaftarkan PT perorangan, dan menyelesaikan NIB serta izin usaha yang diperlukan.

The PT Perorangan in Indonesia is a limited liability company that can be formed by one person. Introduced by the Job Creation Law, it gives micro and small business owners the protection of a separate legal entity without the need for a second shareholder or a notarial deed. It is a practical option for many entrepreneurs, but it has clear eligibility limits that foreign readers in particular should understand.

What makes a PT Perorangan different

  • One founder: a single shareholder who is usually also the director.
  • No notarial deed: the company is established by a statement of establishment filled in electronically and registered with the Ministry of Law.
  • Simplified procedures for amendments and reporting.
  • Limited liability: the owner's personal assets are generally separated from the company's obligations, provided the company is run properly.

The legal basis is Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies as amended by Law No. 6 of 2023 on Job Creation, together with Government Regulation No. 8 of 2021 on company capital and the registration of companies meeting micro and small business criteria.

Who can set up a PT Perorangan in Indonesia

  • An Indonesian citizen of legal age with full legal capacity.
  • Running a business that meets the criteria for micro or small enterprises.
  • One person may establish only a limited number of PT Perorangan, under the regulations.

Foreigners cannot form a PT Perorangan. Foreign investment must use a PT PMA with at least two shareholders. If you are a foreign national, a PT Perorangan may still be relevant if your Indonesian spouse or a local partner wants to run a separate small business in their own name, but it is not a vehicle for foreign ownership and should not be used as a nominee arrangement.

When it makes sense, and when it does not

Good fit

  • Freelancers, home-based producers, small shops and service providers who want a formal entity.
  • Small businesses needing a legal entity to sign contracts or open a business bank account.
  • Owners who want to separate personal and business assets.

Consider another form if

  • You plan to bring in partners or investors soon.
  • The business is expected to outgrow small enterprise criteria.
  • The activity requires licences that a PT Perorangan cannot hold.
  • Any foreign party will own part of the business.

A PT Perorangan can later be converted into an ordinary PT when it adds shareholders or no longer meets the criteria.

Steps to establish it

  1. Choose a name that meets naming rules.
  2. Decide KBLI codes for the activities.
  3. Complete the statement of establishment electronically through the Ministry of Law's system, including capital and the founder's details.
  4. Receive the registration certificate electronically.
  5. Register in OSS to obtain the NIB and any licences required by the risk level of the activity.
  6. Tax registration and a business bank account.

Ongoing obligations

  • Keeping business records and preparing simple financial statements.
  • Reporting financial statements electronically as required by the regulations.
  • Filing taxes on time.
  • Recording amendments through the statement of amendment procedure.

How ALLMAR helps

  • Checking eligibility and comparing a PT Perorangan with an ordinary PT or CV.
  • Selecting suitable KBLI codes.
  • Completing registration, NIB and basic licences.
  • Explaining reporting duties and when conversion to an ordinary PT may be needed.

Common mistakes

  • Choosing a PT Perorangan when partners or foreign investors will join soon.
  • Mixing personal and company funds, which weakens limited liability.
  • Forgetting annual financial statement reporting.
  • Using the structure to hold a business on behalf of a foreigner.

Time and cost factors

Registration is usually quick once details are ready. Licensing needs, the number of activities and any additional permits affect time and cost. Official fees are paid separately according to the regulations.

Getting started

For eligible small business owners, a PT Perorangan is a simple step towards a more professional business. The ALLMAR Law & Investment team, through its Legal and Licensing unit at law.allmar.co.id, can help you check eligibility and complete the registration.

Pertanyaan umumFAQ

Apa itu PT perorangan?

PT perorangan adalah perseroan terbatas yang didirikan oleh satu orang warga negara Indonesia untuk usaha yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.

Apakah PT perorangan perlu akta notaris?

Tidak. PT perorangan didirikan dengan surat pernyataan pendirian yang diisi secara elektronik dan didaftarkan kepada Kementerian Hukum.

Apakah PT perorangan bisa diubah menjadi PT biasa?

Bisa, dan wajib dilakukan bila pemegang saham lebih dari satu orang atau usaha tidak lagi memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil.

Apakah warga negara asing bisa mendirikan PT perorangan?

Tidak. PT perorangan hanya dapat didirikan oleh warga negara Indonesia.

Berlangganan info regulasi & tips usaha dari ALLMARSubscribe to ALLMAR regulation updates & business tips