
Layanan WNA, TKA & Imigrasi
Golden Visa (investor perorangan dan korporasi)Golden Visa (individual and corporate investors)
Pendampingan pengajuan Golden Visa, termasuk penyiapan dokumen investasi. Persyaratan dan biaya negara (PNBP) sesuai ketentuan Imigrasi dan instansi terkait yang berlaku; kami memeriksa dokumen Anda lebih dulu sebelum p…
← Semua layanan ALLMAR Law & PermitAll ALLMAR Law & Permit services
Jawaban singkatShort answer
Pendampingan pengajuan Golden Visa, termasuk penyiapan dokumen investasi.Golden Visa (individual and corporate investors) is a service by ALLMAR Law & Permit.
Golden visa adalah jalur visa dan izin tinggal jangka panjang bagi WNA yang menanamkan modal dalam jumlah besar di Indonesia, baik secara perorangan maupun melalui perusahaan. Karena menyangkut dana investasi yang signifikan, penyiapan dokumennya perlu teliti. Jasa pengurusan golden visa membantu Anda memilih skema yang sesuai, menyiapkan dokumen investasi, dan mengajukan permohonan dengan tertib.
Apa itu golden visa Indonesia?
Golden visa diperkenalkan sebagai bagian dari kebijakan keimigrasian untuk menarik investasi. Pemegangnya memperoleh izin tinggal dengan masa berlaku yang panjang dan kemudahan tertentu, sepanjang syarat investasinya terpenuhi. Dasar umumnya UU 6/2011 tentang Keimigrasian dan peraturan pelaksananya. Besaran investasi, bentuknya, dan masa berlaku izin ditetapkan dalam ketentuan yang dapat berubah, sehingga perlu dicek pada saat pengajuan.
Dua kelompok pemohon
Investor perorangan
WNA yang menanamkan modal atas namanya sendiri, misalnya dengan mendirikan perusahaan di Indonesia atau menempatkan dana pada instrumen tertentu yang diakui ketentuan. Nilai investasi yang disyaratkan biasanya berbeda menurut bentuk investasi dan masa izin yang diinginkan.
Investor korporasi
Perusahaan asing yang mendirikan atau berinvestasi di perusahaan Indonesia dapat mengajukan golden visa bagi direksi dan komisarisnya. Syarat nilai investasi dan jumlah pejabat yang dapat diajukan ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku.
Siapa yang membutuhkan jasa pengurusan golden visa?
- Investor yang merencanakan pendirian PT PMA dengan nilai investasi besar.
- Grup perusahaan asing yang ingin menempatkan direksi dan komisaris untuk jangka panjang.
- Investor perorangan yang ingin tinggal lama sambil mengelola portofolionya di Indonesia.
- Keluarga investor yang menginginkan kepastian tinggal dalam jangka panjang.
Dokumen yang biasanya disiapkan
- Paspor, pasfoto, dan riwayat hidup pemohon.
- Bukti investasi: akta dan pengesahan perusahaan, NIB, rencana investasi, atau bukti penempatan dana sesuai skema.
- Untuk investor korporasi: dokumen perusahaan induk, surat penunjukan direksi atau komisaris, dan struktur kepemilikan.
- Bukti kemampuan finansial dan rekening bank.
- Surat pernyataan dan dokumen lain sesuai format Imigrasi.
Alur pengurusan
- Konsultasi skema. Kami membahas rencana investasi, struktur kepemilikan, dan lama tinggal yang diinginkan untuk menentukan skema golden visa yang relevan.
- Penyiapan dokumen investasi. Bila perusahaan belum ada, pendirian PT PMA dan perizinan berusaha dikoordinasikan agar selaras dengan syarat golden visa.
- Pemeriksaan dokumen. Seluruh dokumen diperiksa kesesuaian data dan kebutuhan terjemahannya sebelum diajukan.
- Pengajuan daring dan pembayaran PNBP yang dibayar terpisah sesuai ketentuan Imigrasi.
- Penerbitan visa dan izin tinggal, termasuk biometrik bila diperlukan.
- Kewajiban lanjutan: menjaga investasi sesuai ketentuan, laporan penanaman modal perusahaan, lapor domisili.
Kesalahan umum
- Menyusun struktur investasi lebih dulu tanpa memeriksa syarat golden visa, sehingga harus direstrukturisasi.
- Nilai investasi tercatat tidak sesuai antara akta, NIB, dan laporan penanaman modal.
- Menarik atau mengalihkan investasi sebelum memahami dampaknya pada izin tinggal.
- Menganggap golden visa sama dengan izin kerja, padahal kegiatan bekerja tetap memiliki aturannya sendiri.
- Lupa memperhitungkan kebutuhan izin bagi keluarga yang ikut.
Pertimbangan keluarga dan perencanaan jangka panjang
Investor yang pindah bersama keluarga perlu memikirkan izin bagi pasangan dan anak, sekolah anak, asuransi kesehatan, dan tempat tinggal. Dengan masa izin yang panjang, keputusan seperti menyewa rumah jangka panjang atau mendaftarkan anak di sekolah menjadi lebih mudah direncanakan.
Pikirkan juga rencana keluar. Bila suatu saat investasi dialihkan atau perusahaan dijual, izin tinggal yang bergantung pada investasi tersebut perlu ditinjau. Merencanakan skenario ini sejak awal membantu menghindari kejutan.
Golden visa dibandingkan jalur investor biasa
Jalur investor biasa umumnya memiliki syarat nilai saham yang lebih rendah tetapi masa izin lebih pendek dan perlu diperpanjang lebih sering. Golden visa menuntut investasi lebih besar dengan imbalan masa tinggal lebih panjang. Pilihan yang tepat bergantung pada rencana investasi dan lama tinggal Anda.
Durasi dan faktor biaya
Waktu proses sangat bergantung pada kesiapan dokumen investasi. Bila perusahaan baru harus didirikan, prosesnya lebih panjang. Biaya jasa dipengaruhi skema yang dipilih, jumlah pemohon, kebutuhan pendirian atau perubahan perusahaan, dan kebutuhan terjemahan. PNBP dibayar terpisah sesuai ketentuan.
Tim ALLMAR Law & Investment dapat membantu Anda menyelaraskan rencana investasi dengan syarat golden visa dan menyiapkan dokumen pengajuannya secara tertib.
Indonesia launched its Golden Visa Indonesia programme to attract foreign investors and high-net-worth individuals with longer stay periods than ordinary permits. It is designed for two broad groups: individuals who invest personally, and investors who channel capital through a company. Because the conditions depend on the route and on the investment involved, the most important work happens before the application is filed.
What the Golden Visa in Indonesia offers
The Golden Visa provides a long-term limited stay permit with extended validity, typically in multi-year tiers linked to the size of the commitment. Holders benefit from fewer renewals and more stability for themselves and, in many cases, their families. Validity periods, investment thresholds and eligible investment types are set by Immigration and related agencies and can change, so they must be checked against the current regulations when you start.
Individual investor route
Individual applicants generally qualify by making a qualifying investment in Indonesia in their own name. Depending on the current rules, this may include establishing a company, placing funds in Indonesian government bonds, holding shares in listed companies, or keeping deposits in Indonesian banks. Some routes are aimed at people who do not want to set up a business at all, while others expect a real investment in an operating company.
Corporate investor route
Under the corporate route, a foreign company invests in Indonesia, typically by setting up or expanding a PT PMA, and its directors and commissioners can apply for the Golden Visa based on that investment. This suits groups that are building a substantial local operation and want their senior leadership to have stable residence. The company's investment must be verifiable through its deed, licences and investment reports.
Golden Visa versus investor KITAS
- Investor KITAS: based on shareholding in a PT PMA at the ordinary threshold, with shorter validity and regular renewals.
- Golden Visa: based on a larger qualifying investment, with longer validity tiers.
For many investors, the right answer depends on how much capital they intend to deploy and how long they plan to stay. Neither permit is automatically a work permit, so active employment may need its own arrangement.
Documents commonly involved
- Passport with long remaining validity.
- Evidence of the investment: bank placement letters, bond or share records, or company deeds and capital evidence.
- Company documents for the corporate route: deed of establishment, Ministry of Law approval, NIB and investment reports.
- Statements on the source of funds where requested.
- Family documents for dependants, with translations.
How we support an application
- Route selection: we review your goals and resources and compare the Golden Visa with other options.
- Investment documentation: we help prepare investment documents, including corporate records for company-based applications.
- Document check: we check every document before submission, since inconsistent figures or names are a common cause of delay.
- Filing: the application is submitted through the official channel, with government fees (PNBP) paid separately in line with current rules.
- After approval: we track conditions attached to the investment, such as holding periods, and help with reporting.
Mistakes to avoid
- Moving funds before confirming which investment types qualify.
- Relying on summaries that quote outdated thresholds.
- Treating the Golden Visa as permission to work without checking.
- Ignoring tax consequences of becoming resident in Indonesia.
Time and cost factors
Timing is driven mostly by the investment itself, such as setting up a company or placing funds, and by document collection from abroad. Service costs depend on the route, the corporate work involved and the number of family members. Official fees are separate.
The ALLMAR Law & Investment team can help you compare investor routes, prepare the investment and corporate documents, and handle your Golden Visa application from start to finish.
Pertanyaan umumFAQ
Berapa nilai investasi untuk golden visa Indonesia?
Nilai investasi ditetapkan ketentuan yang berlaku dan berbeda menurut skema, perorangan atau korporasi, serta masa izin yang diinginkan; perlu dicek pada saat pengajuan.
Apakah direksi perusahaan asing bisa mendapat golden visa?
Dalam skema investor korporasi, direksi dan komisaris dapat diajukan sepanjang perusahaan memenuhi syarat investasi yang ditetapkan.
Apa beda golden visa dan KITAS investor?
KITAS investor umumnya bersyarat nilai saham lebih rendah dengan masa izin lebih pendek, sedangkan golden visa menuntut investasi lebih besar dengan masa tinggal lebih panjang.
Apakah pemegang golden visa boleh bekerja?
Golden visa berkaitan dengan kegiatan investasi; kegiatan bekerja tetap mengikuti ketentuan ketenagakerjaan dan keimigrasian sehingga perlu dikaji tersendiri.
